Minggu, 22 Januari 2012

Mencari Tuhan

Saat tepat mencari Tuhan,
1. Dikala Dirundung masalah
2. Disaat sedih
3. Disaat bimbang
4. Stuck, kecentok masalah tidak ada jalan keluar.

Berasa menyedihkan banged ga sih? kita ingat dan mencari Tuhan hanya disaat - saat terburuk dalam hidup kita, ketika dalam keadaan galau, pressure hidup terlalu tinggi, dan jika boleh disempitkan maknanya - dikala tidak normal, ataukah jangan-jangan kita beranggapan karena Dia Allah, maka memang harus ada kondisi extraordinary sehingga barulah kita sampaikan segala beban kita padaNya kala itu.

Sepertinya kurang Fair, jika kita malah kemudian mengatur Tuhan untuk segera menjawab segala keluh kesah kita, memintaNya mengubah keadaan menjadi baik kembali alih-alih mencari kehendak Tuhan pada hidup kita.

Seringkali kita menjadi arogan tanpa kita menyadari betapa hidup kita seringkali berjalan diluar kehendah Allah.
Atau bahkan secara tidak sadar - karena merasa sudah menemukan Tuhan dan berjalan dijalanNya - kita melupakan sisi humanisme dan kepedulian kita pada sesama.

Mencari Tuhan mungkin menjadi sebuah perjalanan spiritualitas kita sepanjang hidup, Meskipun demikian kita tidak mungkin membatasi otoritas Allah dalam hidup kita.

Berbahagialah bagi kita yang sudah menemukan Tuhan dalam hidupnya serta menjalani hidup ini dalam kedekatan yang intim denganNya.

Kamis, 19 Januari 2012

All About her

If Facebook really ask "What's on your mind?'

"All About her"... is my answer



Senin, 16 Januari 2012

galau

Satu hal yang paling menyedihkan adalah,
saat kau bisa merengkuh seseorang yang kau sayangi,
namun seakan ada sekat yang menghalangi.
perlahan-lahan kemudian dia menjauh,
tanpa menyadari kehadiranmu
Dia pergi, selembut lembayung yang menggurat malu dilangit senja.
Perlahan.... malam memeluknya
dan kau tak akan melihatnya lagi.


memory in a very awkward situation on Central Park
16112

Jumat, 30 Desember 2011

cuci motor dikala hujan

O Indahnya
Cuci motor dikala mendung
Saat air mengguyur
gerimis turun menitik
bersama.... T.T

Cuci motor dikala hujan
oooo senangnya
meskipun setelah ini
tak kemana-mana

siapa yang rela
motor tercinta (satu-satunya)
jadi terpercik noda


(Sepenggal Curahan hati)

Selasa, 27 Desember 2011

Aku dan Fio

Sekelumit pembicaraan dengan ponakan :

Aku : dedeeee, maaaa mah, maaaa....?
Fio : Mahhh
Aku : heerminn (ketawa)
Fio : Nyang ning... (heeeeeehhh???????@@)
Aku : Heeeerrr.....?
Fio : ning
Aku : heeeeeer ... ?(mulai desperate)
Fio : ning
Aku : Her.... min
Fio : nyang ning (sambil nyengir...)


------

Aku : Dede, uda ma'em ???
Fio : Daaahhhhh....
Aku : pinterrr, makan pake apaaa?
Fio : itaaaannnn (ikan, maksudnya)

nyatanya saat itu dia makan pake ayam.....


------

So excited lihat para ponakans udah nambah gede. uda mulai lari sana sini, berceloteh itu ini.

Kebayang juga gimana rasanya orang tua yang jarang ketemu anaknya... bakal ketinggalan banyak banged perkembangan anak mereka, meskipun ada foto, telepon, internet tapi hal itu ga bisa dibandingin dengan jika setiap hari kita ada disekitar mereka.

Jumat, 16 Desember 2011

Today is the day.. (again)

Ternyata saya sudah membiarkan setaun lebih halaman curhat-curhatan ini ^^.
Dan saat ini, saya berkomitment mau mulai nulis lagi (dengan catatan jika sempat dan otak lagi jalan...yeeee itu mah sami mawon).

Alasan utama saya tidak menulis lagi ternyata :
1. Saya jarang baca buku akhir2 ini, jadinya mau bagi apa ???? (ini alasan paling ga nyambung)
2. Terlalu sibuk ngayal untuk bisa nulis (ini kenyataan yang tidak bisa dipungkiri lagi)
3. Terlalu malas mikir (nah loooh)
4. Pulang selalu malam jadi begitu nyampe kamar langsung bobo (bobo istilah yang cooo
cweeeet ya ?
)

dan ternyata alasan utama dan paling benar dibalik itu semua adalah... saya tidak menulis karena saya tidak memulai menulis (idiiiiih).

Siapa bilang nulis itu susah, siapa bilang nulis itu butuh bahan, materi, bla bla bla.....
bener juga see kalo nulis butuh hal2 gituan (hihihihiihi).

namun guys kalo mau nulis mah nulis ajaaa....
itu teorinya, katanya kalo ada ide, langsung sikat, hajar bleeh, catet n kembangkan kemudian hari... nah kemudian hari ini itu relatip ya, bisa besok, besoknya lagi atau bertahun2 kemudian.

the most important thing adalah filing data ide kita.. kalo berantakan mmmmm kayaknya bakal sia-sia deh (percis kayak tulisan ini)

trus yang importing thing lagi, jangan tunggu sampai besok, apa yang bisa kamu kerjakan sekarang.

trus the another important thing adalah kasih deadline buat diri sendiri... seenga-engganya jadi pemicu kalo berasa mandeg, stuck.

Namun apapun alasannya, apapun kesibukannya,
nulis yukkkkkk....

bantu dalam doa ya...

Senin, 20 September 2010

Cara buat Pasport 2010

Akhirnya setelah tertunda bertahun-tahun, jadilah pasport saya ^^ (informasi yang gag penting...wahahahha).
dan dibawah ini, cara membuat pasport sendiri... bener2 sendiri tanpa bantuan calo atau perantara.

sebelum ke Kantor Imigrasi, dokumen yang harus disiapkan adalah :
1. KTP
2. Akta Kelahiran
3. KK
4. Ijazah terakhir
5. Surat keterangan kerja (dengan materai Rp 6000,-)
6. Uang sejumlah 300.000 (untuk biaya pembuatan pasport dan lain-lain)

sebelum ke Imigrasi, dokumen2 tersebut dicopy dulu ya.

then... pagi2 harus sudah sampai di Imigrasi.. (jam 7 pagi-pun sudah mulai antri lho)
so... lebih enak kalo kita sudah tau dimana lokasi imigrasi yang kita tuju.

umumnya untuk pembuatan 1 pasport ini kita akan 3 kali datang ke kantor imigrasi,

Hari pertama.
Beli map kuning (ini map khusus, bukan map yang dijual di toko2) yang didalamnya ada form yang harus diisi plus dilampirkan juga sampul pasport. Harga-nya Rp 5000,-

trik : setelah beli map, tulis identitas di sampul map (ada instruksinya apa aja yang harus ditulis) masukkan copy dokumen-dokumen no 1-5, tumpuk dimeja yang ada sudah disediakan (ada petugasnya juga koq), setelah map ditumpuk isilah form-nya, pegang dulu.

begitu jam 8 pagi, petugas akan panggil nama kita, disaat itulah petugas akan kasi tau kekurangan dokumen kita (kalau ada yang kurang) disaat itulah form-nya dikasihkan saja ke petugas atau masukkan ke map.

biasanya petugas akan menyuruh kita beli surat keterangan bermaterai yang isinya menyatakan kita punya pasport atau tidak... harganya Rp 7000,-

kalau sudah lengkap tumpuk kembali map kita plus surat keterangan tadi ke loket yang diinformasikan oleh petugas. biasanya no urut 1-10 di loket 1, no 11-20 di loket 2 dst...

tunggu nama kita dipanggil.

begitu dipanggil, kita maju ke depan dan disitulah petugas loket akan memverifikasi dokumen kita yang di map (COPY) dengan dokumen asli yang kita pegang.
jika sudah benar, kita akan dikasi surat tanda terima dokumen yang didalamnya juga diinformasikan kapan kita kembali lagi ke kantor imigrasi.

Inget ya.. dokumen asli kita yang pegang... pihak imigrasi hanya melihat saja... mereka hanya pegang copy-nya

begitu surat tanda terima sudah ditangan, pulang.


Hari kedua
(ini bukan esoknya ya, tapi tergantung tanggal yang tertera di surat tanda terima)

hari ke dua ini adalah hari dimana kita bayar biaya pembuatan pasport (sidik jari n foto, dll total 270.000), foto, juga wawancara. waktu yang dibutuhkan untuk proses ini lebih lama dari hari ke-1.

Dokumen asli HARUS dibawa ya...
trus berpakaian-lah yang rapi dan sopan.. (jika cowo berkerah) karena dihari ini... kita akan difoto (kesannya kayak ga pernah foto aja yaa wahahahaha)
karena foto ini untuk keperluan dokumen resmi, makanya jangan pake kaos oblong apalagi yang bolong-bolong...


As usually kita datang pagian... (kejadian tetep...jam 07.00 sudah antri)

begitu dateng, tumpuk surat tanda terima ke meja petugas...
jam 08.00 mulai dipanggil untuk ambil nomor yang disatukan dengan surat tanda terima yang kita tumpuk tadi.

tunggu sebentar,

tunggu nomor urut kita diperbolehkan membayar di loket, biasanya petugas akan panggil per 10. urut dari angka termuda.
setelah bayar, kita menunggu dipanggil untuk foto dan sidik jari,

setelah foto n sidik jari dan serahkan dokumen ke petugas yang mejanya berurutan (dari foto sidik jari ke wawancara)

kita menunggu sebentar untuk ..wawancara
(wawancara-nya umum, petugas akan menanyakan nama / identitas, petugas akan cek lagi kelengkapan data dengan yang asli, petugas juga akan menanyakan maksud pembuatan pasport... usahakan tidak menjawab asal2an, karena disinilah petugas mempunyai wewenang untuk approve pasport atau tidaknya)

Jika di acc maka di surat tanda terima kita yang akan disatukan dengan bukti pembayaran dll, akan dicap tanggal kita bisa ambil pasportnya.

setelah itu kita pulang.


Hari ketiga
(sesuai tanggal ambil pasport)
melihat waktu hari kedua bagian loket pasport bukanya siangan (atau memang yang ambil ga banyak kali ya...) maka kemaren aku memutuskan untuk berangkat siangan...
katakan saja ...jam 10 aku nyampe kantor imigrasi, jam 10.05 aku dah keluar dari kantor imigrasi hehehehehhehe....

begitu kita sampai, langsung aja ke bagian pengambilan pasport, serahkan semua surat2 tanda terima kita (dari tanda terima dokumen sampai tanda terima pembayaran), petugas akan menyerahkan pasport plus minta kita mengisi buku tanda terima pasport... cek lagi ya nama dan alamat kita...

setelah itu, petugas akan minta copy pasport kita untuk dokumenatsinya... kita bisa fotokopi di tempat kita beli map dan surat keterangan materai (hari ke-1) dengan biaya Rp 1000

setelah copy pasport diserahkan ke petugas, jangan lupa minta sampul pasport yang kita kumpulkan dihari pertama (didalam map kuning)

setelah itu... Pulang... selesai.

untuk lama-nya pembuatan silahkan hitung sendiri, aku ke kantor imigrasi di Jakarta Pusat tanggal 02 September, kembali lagi tangal 06 September (kebetulan mau libur lebaran jadinya seharusnya tanggal 08 dimajukan tanggal 06), kemudian aku ambil pasport tanggal 17 september (seharusnya tanggal 16, tapi karena satu dan lain hal aku baru bisa ambil tanggal 17-nya)

untuk pembuatan pasport kilat (3 hari) dan super kilat (1 hari jadi) aku tidak tahu caranya jika mau proses sendiri tanpa "perantara"

Yang aku tau ada beberapa "perantara" yang bisa membantu dengan biaya Rp 450.000 (variatif ya... ada perantara yang minta 500.000 bahkan ada yang 750.000) cukup kumpulin dokumen ke perantara, (biasanya mereka mau ambil sendiri), then kita akan diinfoin waktu datang ke kantor imigrasi dan langsung ke proses hari ke-2 dan tetep harus membawa dokumen asli.
Keuntungan pake "perantara",
1. Biasanya yang pake "perantara" malah didahulukan.
2. Ga ribet, hanya datang 1 x karena pasport juga akan diantar ke rumah.
3. Tingkat "kelulusan" lebih tinggi.

untuk lebih mudah lagi, temen2 bisa buka website kantor imigrasi di www.imigrasi.go.id
disini informasinya lumayan lengkap... form yang diisi (dalam map kuning, juga ada di bagian pendaftaran via online, tapi pengalaman kemaren, saat mencoba daftar via online verifikasi datanya terlalu lama... sampai kesabar-an habis dan kemudian karenanya jadilah ke kantor imigrasi terdekat huehehehehe...)

satu lagi... saat ini pembuatan pasport bisa dilakukan dimana2, jadi jika temen2 pake KTP daerah bisa juga buat pasport di kantor imigrasi jakarta atau dimanapun.

demikian informasi dari saya... hehehehe.... ^^